Aku mens terakhir kali pada tanggal 28 Mei 2011. Tanggal 28 Juni berikutnya, aku masih belum mens. Saking penasarannya aku bergegas membeli test pack dan mengecek. Hasilnya negatif. Hahay.. Tujuh hari berikutnya (6 Juli) aku masih belum mens juga. Sudah geer aja aku hamil. Aku bergegas membeli dua test pack dan melakukan uji kehamilan bersama suami. Alhamdulillaah, dua-duanya positif
Tanggal 8 Juli aku dan suami pergi ke dokter di Kelapa Dua Depok untuk memeriksakan apakah benar aku hamil atau tidak. Dokter mengecek kehamilanku dengan USG namun belum terlihat apa-apa di layar monitor.
Kata dokternya, kemungkinan usia kandungannya masih di bawah 6 minggu dan disuruh kembali 2-3 minggu lagi. Saking penasarannya, sepulang dari dokter kami mampir ke apotik dan membeli dua test pack yang merk-nya berbeda-beda dan lain dari dua testpack pertama
Sampai di rumah, aku langsung uji lagi dan hasil keduanya positif lagi. Yah mungkin memang usia janinnya masih kecil, jadi belum kelihatan apa-apa.
Kemudian tanggal 27 Juli, kami ke dokter lagi. Dan lagi-lagi hasil USG-nya belum terlihat apa-apa.
Padahal kami sudah antre sampai 2 jam tapi hasilnya nihil.
Kemudian dokternya menjelaskan kalau usia kehamilan masih muda, agar hasil USG terlihat, ibu hamil harus minum banyak-banyak dan menahan kencingnya supaya kantung kemihnya terlihat, di mana posisi kantung rahim berada di dekat kantung kemih. Yah, dok, meneketehe gak dikasi tahu dari tadi, dah berkali-kali aku kencing dari tadi. -___- Akhirnya kami pulang lagi dengan rasa kuciwa.
Saat itu tanda-tanda hamil yang aku rasakan emang ga terlalu signifikan. Paling ngantuk-ngantuk terus, cepet capek, dan mulai pilih-pilih makanan. Kalau makan di warteg suka gak habis, eneg. Sukanya makan yang enak-enak, hahaha. Cuma mualnya gak hebat sih jadi rasanya masih anteng-anteng aja. Lalu bulan puasa tiba dan runtuhlah semua pertahanan ketidakeneganku
) Hari pertama puasa, aku muntah setelah berbuka. Hari kedua puasa, aku rasa eneg banget. Akhirnya hari ketiga aku gak puasa, keringanan buat ibu hamil harus kumanfaatkan
hari keempat aku puasa lagi, eh setelah itu enegnya ampe besok-besoknya. Jadi aku gak puasa deh seterusnya. Huhuhu… Rasa eneg dan mualnya mulai sering terasa semenjak masuk bulan Ramadhan tahun ini. Dan rasanya … Gak enaaak. Ohoek ohoek.
Tanggal 13 Agustus, aku dan suami pergi ke dokter kandungan lagi. Cuma sekarang kami gak ke dokter yang kemarin, tapi ke RSIA. Subhanallaah, melalui monitor USG, aku dan suami melihat janinku dan denyut jantungnya terlihat cepat
Amazing banget ada benda hidup di dalam tubuhku, huhu.. Peralatan USG-nya emang terlihat jauh lebih canggih daripada di dokter yang satunya
dan charge-nya juga jauuuuh lebih mahal T.T hohoho.. Hasil USG menunjukkan perkiraan usia janinku 9 minggu +- 4-6 hari. Tak terasa sekarang kira-kira usia janinku 10-11 minggu.
“Tulang janin sudah menggantikan tulang muda. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh. Pembentukan telinga berakhir. Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing).” (dikutip dari Buku Pintar Kehamilan & Persalinan, dr. Suririnah)
Begitu kira-kira kondisi janin yang berusia 10-11 minggu berdasar buku yang aku baca. Dari hasil USG kemarin aku juga melihat tunas-tunas tangan dan kakinya ^^ Senengnyah. Tapi tetep, mual-mualnya kaga ada enak-enaknya -_- :nohope dah. When will this mual-mual end ea..? Katanya sih pada umumnya setelah trimester pertama, mual-mualnya sudah hilang. Amin ya Allaah.


selamat ya cira… semoga sehat selalu.. hehe
Makasih ya kak
amiiin